Temukan Asuransi Anda Sekarang

Tanya Langsung

Metode Pemeriksaan Kanker Hati yang Bisa Dilakukan Sejak Dini

pemeriksaan kanker hati

Hati merupakan organ tubuh yang memiliki fungsi sangat penting, seperti membersihkan darah, metabolisme protein, menyimpan nutrisi, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, Anda perlu menjaganya dengan baik. Salah satu tindakan preventif yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan kanker hati atau sejak dini.

Anda perlu tahu bahwa kanker hati adalah salah satu jenis penyakit kanker yang sangat sering terjadi. World Cancer Research Fund (WCRF) menyebutkan kalau kanker hati termasuk sebagai jenis kanker terbanyak nomor lima dunia. Data tahun 2018 memperlihatkan kalau ada sebanyak 840 ribu kasus kanker hati baru. Tak menutup kemungkinan, angka itu terus mengalami peningkatan.

Jenis Kanker Hati

Jenis Kanker Hati - Sumber Gambar: foter.com

Kanker yang terjadi di organ liver bisa diklasifikasikan dalam 2 jenis, yaitu:

1. Kanker Hati Primer

Kategori kanker hati primer adalah sel tumor ganas yang berawal dari hati. Jenis kanker hati yang paling sering menyerang orang dewasa adalah hepatocellular carcinoma (HCC). Selain itu, ada pula kanker hati lain yang relatif lebih jarang terjadi, yaitu cholangiocarcinoma, angiosarcoma, serta hepatoblastoma.

2. Kanker Hati Sekunder

Selanjutnya, Anda juga akan menjumpai kanker hati sekunder. Jenis kanker ini merupakan hasil penyebaran sel kanker dari organ tubuh lain. Jenis penyakit kanker yang kerap menyebar ke hati adalah kanker usus besar. Selain itu, ada pula kanker lainnya seperti melanoma, kanker di payudara, pankreas, perut, paru-paru, serta ginjal.

Penyebab Kanker Hati

Penyebab Kanker Hati - Sumber Gambar: pexels.com

Kanker hati atau hepatoma muncul ketika terjadi mutasi DNA pada sel yang ada di dalam liver. Mutasi tersebut membuat tubuh tidak bisa mengontrol sel di dalam hati dan akhirnya membentuk tumor. Sirosis adalah salah satu faktor risiko yang menyebabkan kanker hati. Selain itu, ada pula beberapa faktor lain yang dapat memicu penyakit kanker ini antara lain:

  • Penyakit hepatitis B atau C yang kronis
  • Diabetes
  • Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol
  • Obesitas
  • Merokok
  • Konsumsi narkotika dan obat-obatan terlarang
  • Seks bebas

Gejala Penyakit Kanker Liver

Gejala Penyakit Kanker Liver - Sumber Gambar: pexels.com

Anda tentu bertanya, kapan perlu melakukan pemeriksaan kanker hati ke rumah sakit? Untuk upaya deteksi dini, pengecekan dapat Anda lakukan kapan saja. Namun, sebelum mengajukan diagnosis, tidak ada salahnya kalau Anda mengetahui gejala yang kerap muncul dan dirasakan oleh penderita kanker hati, di antaranya:

  • Tubuh terasa lemah dan mudah lelah
  • Kerap terasa sakit di bagian perut atau pundak sebelah kanan
  • Sering merasa mual dan kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba dan tanpa penyebab yang jelas
  • Kulit dan mata yang terlihat menguning
  • Demam
  • Urine berwarna hitam
  • Kulit terasa gatal
  • Bagian perut yang membengkak karena penumpukan cairan

Gejala-gejala tersebut merupakan beberapa ciri dari kanker hati. Namun, tak menutup kemungkinan kalau gejala itu juga disebabkan oleh penyakit lain. Oleh karenanya, Anda perlu memeriksa kondisi liver untuk memperoleh kepastian.

Pilihan Metode Pemeriksaan Kanker Hati

Pilihan Metode Pemeriksaan Kanker Hati - Sumber Gambar: pexels.com

Deteksi dini terhadap penyakit kanker hati tidak bisa Anda lakukan sendiri. Proses pelaksanaannya harus melibatkan pemeriksaan lab kanker hati. Ada beberapa pilihan metode diagnosis yang bisa Anda jalani, di antaranya adalah:

1. Rekam medis dan cek fisik

Untuk keperluan deteksi dini, dokter akan menanyakan rekam medis Anda. Tindakan ini berguna untuk mengetahui gejala serta faktor risiko. Selain itu, dokter akan mengecek kondisi tubuh, terutama bagian perut, kulit, serta sklera atau bagian putih pada bola mata.

2. Tes pencitraan

Setelah menjalani tes awal dan mendapati adanya gejala kanker hati, maka Anda perlu mengikuti tes pencitraan. Lewat pemeriksaan penunjang kanker hati meliputi:

  • Ultrasonografi (USG). Tes USG dilaksanakan menggunakan gelombang suara untuk mendapatkan gambar kondisi organ hati. Lewat pemeriksaan ini, dokter dapat mengetahui ada tidaknya tumor yang berkembang di hati.
  • Computed tomography (CT) scan. Pemeriksaan kanker hati selanjutnya adalah melalui aktivitas CT scan. Cara kerjanya menggunakan sinar x-ray yang mampu merekam gambar organ hati secara lebih detail.
  • Magnetic resonance imaging (MRI). Metode MRI mempunyai kemiripan dengan CT scan yang mampu menghasilkan gambar detail organ hati. Hanya saja, MRI tidak menggunakan sinar x-ray, tetapi gelombang radio dan magnet. Melalui pemeriksaan dengan metode ini, dokter bisa mengetahui apakah tumor di organ hati bersifat ganas atau jinak.
  • Angiography. Metode pemeriksaan untuk kanker hati ini menggunakan sinar x-ray. Hanya saja, objek yang menjadi pengujian adalah pembuluh darah. Penggunaan metode ini dapat memperlihatkan arteri yang menyuplai darah menuju ke kanker hati. Dengan data dari tes ini, dokter bisa mengambil keputusan terkait penanganan kanker.
  • Bone scan. Terkadang, pihak rumah sakit juga akan menyarankan pasien untuk melakukan bone scan. Tindakan ini berguna untuk mengetahui apakah kanker menyebar ke tulang atau tidak. Pemeriksaan menggunakan bone scan biasanya dilakukan ketika pasien merasakan sakit pada bagian tulang.

3. Biopsi

Saat menjalani pemeriksaan lab kanker hati, Anda bisa juga menggunakan metode biopsi. Proses pelaksanaannya lewat pengambilan sampel sel hati untuk mengetahui ada tidaknya sel kanker. Namun, biopsi tidak diperlukan kalau tes pencitraan sudah memperlihatkan hasil yang jelas.

Ada beberapa metode pemeriksaan biopsi yang bisa dilaksanakan pada pasien kanker hati, yaitu:

  • Needle biopsy. Pelaksanaan tes needle biopsy menggunakan jarum suntik yang diarahkan melalui permukaan kulit di perut dan sampai menuju ke organ hati. Dalam prosesnya, dokter menggunakan bantuan berupa USG atau CT scan agar bisa mengarahkan jarum ke organ hati dengan tepat.
  • Laparoscopic biopsy. Anda bisa juga menggunakan tes biopsi laparoskopik. Pemanfaatan metode ini menggunakan sampel dari sel di permukaan organ hati yang terlihat abnormal.
  • Biopsi bedah. Terakhir, ada pertimbangan memilih biopsi bedah. Sesuai dengan namanya, proses pengambilan sampel dilakukan dengan tindakan operasi.

Upaya pemeriksaan kanker hati merupakan tindakan awal yang sangat penting dalam penanganan penyakit. Dengan begitu, Anda bisa memperoleh upaya pengobatan lebih awal dan punya peluang sembuh lebih besar.

Featured Articles

error: Content is protected !!
Chat Langsung
Chat Kami di +6287774734200
Halo, Anda cari asuransi apa? Kesehatan/ jiwa/ travel/ dsb atau merek tertentu (Generali, AXA, Allianz, dsb)?